• Join over 1.2 million students every month
  • Accelerate your learning by 29%
  • Unlimited access from just £6.99 per month

Dilema Nora di Antara Kebohongan dan Kebahagiaan Analisis Naskah Drama Rumah Boneka Karya Henrik Ibsen

Extracts from this document...

Introduction

Dilema Nora di Antara Kebohongan dan Kebahagiaan Analisis Naskah Drama Rumah Boneka Karya Henrik Ibsen Oleh Ryanica S. I. Pendahuluan Karya sastra merupakan salah satu media yang memiliki beragam fungsi, mulai dari sebagai hiburan semata, hingga penyampaikan kritik sosial terhadap hal-hal yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Salah seorang penulis yang menggunakan fungsi karya sastra untuk menyampaikan kritik sosial adalah Henrik Ibsen, melalui karya-karya controversialnya, seperti Rumah Boneka, Musuh Masyarakat dan banyak lainnya. Kesusastraan yang digunakan dalam menyampaikan pesan dan amanat ini, dikhususkan kepada drama karena drama merupakan "komposisi syair atau prosa yg diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku..."1. Sehingga penyampaian pesan yang ingin disampaikan bisa diperlihatkan atau ditunjukkan secara maksimal. Henrik Ibsen adalah seorang dramawan asal Norwegia, sekaligus kritikus yang seringkali membuat karya kontroversial sebagai hiburan, sekaligus teguran bagi masyarakat. Kali ini, dalam naskah drama Rumah Boneka, ia hendak menyadarkan penonton atas penderitaan istri-istri di Norwegia akibat perlakuan suami-suaminya. Karir Ibsen sebagai pengarang bisa dikatakan sangat sukses karena ia merupakan "Dramawan terbaik Norwegia"2. Ia juga mendapatkan julukkan sebagai bapak drama modern karena ia telah mengubah perkembangan teknik drama di Eropa dan Amerika (http://www.norwegia.or.id/culture/literature/drama/drama.htm, 2007). II. Dilema Nora di Antara Kebohongan dan Kebahagiaan Dalam kehidupan, kita seringkali dihadapkan kepada dua pilihan yang sangat penting bagi masa depan kita. ...read more.

Middle

Pada kunjungannya itu, Christine meminta Nora untuk mencarikan kerja untuknya, dan sebuah ketidaksengajaan, Torvald sedang membutuhkan seorang karyawan. Ternyata, jabatan yang akan diisi oleh Christine adalah jabatan Krogstad di bank. Namun demikian, Krogstad tentunya tidak ingin kehilangan jabatannya dan ia pun mengancam Nora untuk mengembalikan jabatannya, bila tidak, Krogstad akan membongkar semua rahasia Nora. Di balik kebohongan itu, sebenarnya uang yang dipinjam dari Krogstad, sebenarnya merupakan uang yang digunakan untuk perjalanan ke Italia dalam masa penyembuhan Torvald. "Krogstad : Itu karena Anda tidak punya kemauan; tetapi aku punya cara untuk memaksa Anda. Nora : Kau tidak bermaksud bahwa kau akan menceritakan kepada suamiku bahwa aku pinjam uang dari Anda?"4 Di balik ancaman ini, Nora memiliki dua pilihan yang sangat berpengaruh untuk masa depan kehidupannya. Pertama, ia bisa terus berbohong kepada Torvald dan membantu Krogstad untuk mendapatkan jabatannya kembali di bank, atau ia dapat berkata yang sebenarnya dan menerima segala konsekuensi yang di berikan oleh Torvald. Dari masing-masing pilihan itu, Nora memiliki kebebasan untuk memilih, tetapi ia harus memilih yang lebih baik untuk dirinya, atau yang ia anggap lebih baik. Nora juga harus memikirkan konsekuensi dan akibat dari pilihannya, baik yang bermanfaat atau tidak menguntungkan. Pilihan pertama Nora adala untuk mempertahankan rahasia yang sudah ia simpan selama bertahun-tahun. ...read more.

Conclusion

Pada akhirnya ia harus meninggalkan rumah, serta suami dan ketiga anaknya. Memang ini merupakan pilihan yang berat bagi Nora, tetapi ia dapat melaluinya dengan perasaan yang puas karena ia tahu bahwa kebahagiaan yang sesungguhnya sedang menantinya di luar sana. Secara keseluruhan, walau Nora mengalami dilema yang sangat membingungkan, ia berhasil untuk menentukan jalan hidupnya, seusai dengan apa yang telah ia harapkan dan nanti-nantikan. Walau Torvald sangat tidak menyetujui karena ia berpendapat berbeda. "Helmer : Ini tidak pantas bagi seorang perempuan seusiamu itu! Tetapi juka agama tidak dapat membimbingmu jadi lurus, biarkan aku coba membangkitkan kesadaranmu itu. Aku kira kau punya pengertian moral? Atau - jawablah aku - apakah aku harus menganggap bahwa aku tak punya itu?"7 "Helmer : Kau ini bicara seperti anak kecil. Kau tidak mengerti kondisi-kondisi dunia di mana kau hidup."8 "Helmer : Kau sakit, Nora;kau mengigau; aku hampir mengira kau ini sudah gila."9 Bagaimanapun juga, Nora tetap memilih sesuai keinginannya karena ia berani mengambil keputusan sesuai keinginannya, tidak memilih berdasarkan keinginan orang lain. 1 KBBI/drama 2 http://www.norwegia.or.id/culture/literature/drama/drama.htm 3 Henrik Ibsen. Rumah Boneka. Halaman 141-142 4 Henrik Ibsen. Rumah Boneka. Halaman 47 5 Henrik Ibsen. Rumah Boneka. Halaman 5 6 7 Henrik Ibsen. Rumah Boneka. Halaman 147-148 8 Henrik Ibsen. Rumah Boneka. Halaman 148 9 Henrik Ibsen. Rumah Boneka. Halaman 148 ?? ?? ?? ?? Ryanica - 11H ...read more.

The above preview is unformatted text

This student written piece of work is one of many that can be found in our International Baccalaureate Languages section.

Found what you're looking for?

  • Start learning 29% faster today
  • 150,000+ documents available
  • Just £6.99 a month

Not the one? Search for your essay title...
  • Join over 1.2 million students every month
  • Accelerate your learning by 29%
  • Unlimited access from just £6.99 per month

See related essaysSee related essays

Related International Baccalaureate Languages essays

  1. Manusia dan Belenggunya

    Armijn Pane menyiratkan sebuah pesan yang tak bernilai. Kurangnya komunikasi, membuat sebuah individu menyimpang dari etika-etika yang beredar di masyarakat. Contohnya, seperti yang sudah disebutkan, hubungan gelap antara Tono dan Rohayah. Perilaku Tono sudah menyimpang dari etika-etika yang berlaku. Padahal, jika saja Tono mau berkomunikasi, berdiskusi dengan Tini, langgenglah hubungan mereka berdua dan tidak ada pihak ketiga.

  2. How does Ibsen exploit dramatic techniques to explore the themes of repression and secrecy?

    sun to be "shining in at the glass door", he is using this dramatic component to suggest that such a duty is restricting Hedda. What's more, Hedda objects to "[opening] the verandah door" and the "flooded" sunlight. This not only indicates that she is disinterested in fertility and thus her

  1. All About Greek Drama

    viewing o Only men performed o Two main subjects: tragedy and comedy o Performed in festivals (twice a year) o Very competitive, state awarded prizes o Not repeated, unless demand for a specific play was high o Women allowed in audience during a tragedy, but seldom for comedy (this view is contested vigorously)

  2. Antara Napoleon, Nietzsche dan Raskolnikov. Dalam novel Kejahatan dan Hukuman karya Fyodor Dostoyevsky, ...

    Dalam Bahasa Inggris, budaya disebut dengan istilah culture. Culture sendiri berasal dari bahasa Latin colere yang artinya mengolah atau menggarap (sebab dipercaya bahwa peradaban pertama mengandalkan kemampuan bertani, sebelum nantinya mengenal pendididikan dan agama). Budaya mencakup suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama untuk diwariskan dari generasi ke generasi dalam sebuah kelompok.

  • Over 160,000 pieces
    of student written work
  • Annotated by
    experienced teachers
  • Ideas and feedback to
    improve your own work