• Join over 1.2 million students every month
  • Accelerate your learning by 29%
  • Unlimited access from just £6.99 per month

I.B. Indonesian World literature 1

Extracts from this document...

Introduction

INDONESIAN A1 WORLD LITERATURE 1 TITLE: Pelecehan terhadap perempuan oleh kaum lelaki tidaklah menghilangkan semangat hidup mereka melainkan memacu untuk menjadi independen CANDIDATE'S NAME: PANJI WICAKSONO CANDIDATE'S NUMBER CQV937(000790-026) WORD COUNT: 1,513 words Dalam esai ini saya akan membahas kehidupan dua orang tokoh wanita dari dua karya sastra yang berbeda zaman dan latar belakangnya. Mereka berdua menghadapi masalah yang sama yaitu, perlakuan tidak adil, bahkan kadangkala mendapat penindasan secara fisik dan mental oleh kaum lelaki. Dua karya tersebut adalah novel Perempuan di Titik Nol karya Nawal el-Saadawi dari mesir, dan Rumah Boneka karya Henrik Ibsen dari Norwegia. Dalam menghadapi permasalahan, masing karakter menunjukkan sikap yang berbeda namun pada intinya sama, yaitu bahwa mereka tidak akan bertekuk-lutut terhadap keinginan kaum lelaki terutama bila harga diri mereka dilecehkan. Kaum perempuan sesungguhnya mempunyai mentalitas yang kuat, mempunyai perasaan dan juga mempunyai pemikiran yang berharga. Mereka menjadi terpacu untuk mandiri dan mengubah hidup mereka agar mampu menjadi wanita yang lebih independen bilamana ditekan terus-menerus. Novel pertama yang akan dibahas adalah Perempuan di Titik Nol dengan tokoh utamanya bernama Firdaus. Novel ini menceritakan tentang perjalanan hidup Firdaus yang keras karena pelecehan, baik secara fisik maupun mental yang dialaminya sejak dari kecil sampai ia dewasa. ...read more.

Middle

Dari peristiwa itu Firdaus menemukan suatu perasaan yang baru dalam dirinya3. Dia merasa sudah tidak takut pada kaum lelaki yang selama ini dipendamnya. Pembunuhan Marzouk tanpa disadari adalah sebuah manifestasi atas keberhasilan Firdaus untuk bangkit dan menaklukkan ketakutannya terhadap lelaki yang ada di dalam hatinya. Setelah kejadian ini, baru pertama kali di dalam hidupnya Firdaus merasakan bahwa dirinya bebas dari segala ketakutan. Pada saat ditangkap dan akan dihukum mati, Firdaus tetap tidak takut, malah dia menghadapinya dengan tegar. Dia menolak grasi yang akan diberikan presiden karena, dia merasa sudah dapat mengalahkan ketakutannya yang paling utama, sehingga dia tidaklah takut lagi terhadap yang lainnya termasuk kematian. Firdaus pada novel ini menunjukkan bahwa ambisinya untuk menjadi wanita yang terhormat dan independen tidak bisa ditekuk-lututkan walupun menggunakan kekerasan fisik dan pelecehan mental. Kemudian buku acuan yang kedua adalah sebuah drama bernamakan Rumah Boneka karya Henrik Ibsen dengan tokoh utamanya Nora. Ia mengalami penekanan yang berbeda dibanding dengan yang dialami oleh Firdaus. Pada saat kecil Nora sangatlah dimanja oleh ayahnya, namun dia harus menurut perintah ayahnya. Dia tidak mempunyai pilihan, melainkan harus mengikuti kemauan ayahnya dan dia tak boleh berbuat lain dari keinginan ayahnya. Hal ini dilakukan ayahnya untuk mempersiapkan Nora agar menjadi anak yang terpuji, sehingga nanti dapat menjadi kebanggan keluarganya, khususnya ayahnya. ...read more.

Conclusion

Pengarang memilih Nora dengan karakter demikian dapat diartikan sebagai amanat pengarang untuk kaum wanita agar bangkit mencapai emansipasi wanita. Nora paham benar bahwa Torvald adalah seorang yang sangat peduli dengan anak-anaknya karena itu tidak perlu terlalu mengkhawatirkan tentang kesejahteraan anak-anaknya. Nora yakin bahwa Torvald akan menjaga anak-anaknya dan akan terpenuhi segala kebutuhannya. Selain itu anak-anaknya juga sudah terbiasa untuk diurus oleh pembantu mereka yang dapat dipercaya. Sebagai kesimpulan, kita dapat melihat bahwa sebagaimana besarnya tantangan dan pelecehan yang diterima oleh wanita namun mereka tidak menyerah, bahkan berpikir keras bagaimana mereka dapat melaksanakan keinginan mereka untuk dihargai dan mendapatkan hidup yang lebih pantas. Sesungguhnya norma-norma yang berkaitan dengan kedudukan wanita di masyarakat yang tidak adil adalah buatan manusia. Karena itu menjadi perlu hal tersebut dikaji oleh masyarakatnya, agar tercapai keharmonisan dalam kehidupan ini, setidaknya itulah yang mengganjil di hati kedua pengarang ini untuk ditanggapi oleh pembacanya. 1 El-Sadawi, Nawal. Perempuan di Titik Nol. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Hal.83 2 El-Sadawi, Nawal. Perempuan di Titik Nol. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Hal.99 3 El-Sadawi, Nawal. Perempuan di Titik Nol. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Hal.140 4 Ibsen, Henrik. Rumah Boneka. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Hal. 5 5 Ibsen, Henrik. Rumah Boneka. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Hal. 133 ?? ?? ?? ?? WORLD LITERATURE 1 PANJI WICAKSONO CQV937(000790-026) 4 1 ...read more.

The above preview is unformatted text

This student written piece of work is one of many that can be found in our International Baccalaureate Languages section.

Found what you're looking for?

  • Start learning 29% faster today
  • 150,000+ documents available
  • Just £6.99 a month

Not the one? Search for your essay title...
  • Join over 1.2 million students every month
  • Accelerate your learning by 29%
  • Unlimited access from just £6.99 per month

See related essaysSee related essays

Related International Baccalaureate Languages essays

  1. world literature malay

    keprihatinan ibu bapa terhadap masalah yang dihadapai anak sebagai salah satu tanggungjawab mereka dalam mendidik anak. Keprihatinan yang diperlihatkan ibu bapa kepada anaknya sekurang-kurangnya memberi anak tempat untuk mengadu masalah yang dihadapinya serta penyelesaian kepada masalah tersebut. Seperti yang dapat dilihat dalam novel Isteri Hanaoka Seishu, Kae pulang ke rumah ibu bapanya kerana mengikut adat.

  2. Dilema Nora di Antara Kebohongan dan Kebahagiaan Analisis Naskah Drama Rumah Boneka Karya ...

    "Nora : Kita ini sudah kawin selama delapan tahun sekarang. Adakah terpikirkan olehmu bahwa ini adalah yang pertama kalinya, kita berdua, kau dan aku, suami dan istri, membicarakan yang serius? Helmer : Apa yang kau maksud dengan serius? Nora : Selama delapan tahun ini - lebih lama dari itu -

  1. English World Literature Paper1: Hedda Gabler & The Unbearable Lightness of Being

    While Tereza was able to embrace her lover, Hedda was too obstinate to her goal to ever consider others. Tereza is more mentally vigorous than Hedda; even though she sometimes vacillated between two opposite value systems, she did not wince but coped up all hardships.

  2. World Literature Paper

    For such a tender aged boy to witness this immoral beating, and the bystanders to both simply stand there and absorb this atrocious event or merely yell, "He'll kill her!"-in which both methods lack efficacy to actually stop the murdering from progressing any further, guarantees this situation extracts no amount of consideration and pity.

  1. The World According to Garp

    Garp is not like that at all. He continues to have his ups and downs throughout the entire book, and never fully 'blooms' like the ugly duckling, which makes it impossible for the audience to sympathise with Garp at all times. Instead, Garp's life is a turmoil to the very end where he is assassinated.

  2. Ketika Timur Bertemu Barat

    Ketika era bangsa Portugis dan Spanyol dimulai, budaya berkorupsi telah dimulai. Mereka datang dengan motto 3G, God, Glory dan Gold. Kata "God" berarti penyebaran agama Kristen Katolik di tanah jajahan yang dituju. "Glory" berarti penjajah sukses menjadikan tanah tujuannya menjadi bagian dari negara mereka.

  1. Manusia dan Belenggunya

    Di bab 13, diceritakan bahwa Tini dan Rohayah bertengkar. Tini yang merasa kesal dengan kehadiran Rohayah di perkawinan Tini, menyerang dengan kata-kata, "engkau" dan "aku". Padahal menurut etika, penggunaan kata engkau dan aku adalah sesuatu yang kasar, ditujukan kepada orang yang tidak dikenal.

  2. Antara Napoleon, Nietzsche dan Raskolnikov. Dalam novel Kejahatan dan Hukuman karya Fyodor Dostoyevsky, ...

    Apa makna dari penundaan tersebut? Untuk menjawab pertanyaan di atas, pengertian tentang arti budaya haruslah lebih dahulu diuraikan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, budaya merujuk pada akal budi, pikiran, adat istiadat atau sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan dan sukar diubah. Dalam Bahasa Inggris, budaya disebut dengan istilah culture.

  • Over 160,000 pieces
    of student written work
  • Annotated by
    experienced teachers
  • Ideas and feedback to
    improve your own work